Surabaya, 17 Juni 2024 — Dalam rangka meningkatkan mutu tata kelola penelitian dan pengabdian kepada masyarakat (PKM), Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Islam Darul ‘Ulum Lamongan (Unisda) melaksanakan kegiatan Branch Marking ke LPPM Universitas Muhammadiyah Surabaya (UM Surabaya) pada Senin, 17 Juni 2024.
Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas kelembagaan dan mempelajari praktik terbaik (best practice) pengelolaan penelitian dan pengabdian masyarakat yang telah dikembangkan oleh UM Surabaya. Branch Marking ini juga menjadi bagian dari upaya LPPM Unisda dalam meningkatkan kualitas layanan riset dan pengabdian, serta memperluas jejaring kolaborasi antar perguruan tinggi.
LPPM Unisda dipimpin oleh Ketua LPPM, Dr. Ahmad Sholikin, S.IP., M.A, bersama tim bidang penelitian dan PKM. Rombongan diterima langsung oleh Ketua LPPM UM Surabaya, Dr. Dede Nasrullah, S.Kep., Ns., M.Kep Ketua LPPM UM Surabaya, beserta jajaran pengelola penelitian dan pengabdian masyarakat.
Dalam pertemuan tersebut, kedua lembaga berdiskusi mengenai berbagai aspek pengelolaan LPPM, di antaranya sistem pengusulan hibah penelitian dan pengabdian, proses monitoring dan evaluasi program, serta strategi peningkatan luaran penelitian seperti publikasi ilmiah, HKI, dan produk inovatif dosen.
Ketua LPPM UM Surabaya memaparkan bahwa keberhasilan UM Surabaya dalam mengelola penelitian tidak terlepas dari penerapan sistem digitalisasi administrasi, peningkatan kapasitas dosen melalui pelatihan riset, dan kemitraan strategis dengan berbagai lembaga pemerintah maupun industri.
“Kami senang bisa berbagi pengalaman dengan LPPM Unisda. Harapannya, kegiatan ini bisa memperkuat sinergi antar LPPM dalam mendorong riset dan pengabdian yang berorientasi pada kemaslahatan masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Dr. Ahmad Sholikin, S.IP., M.A menyampaikan bahwa hasil dari kegiatan Branch Marking ini akan menjadi bahan evaluasi dan pengembangan tata kelola riset di Unisda.
“Kegiatan ini memberikan banyak wawasan baru bagi kami, terutama dalam hal pengelolaan riset yang lebih terstruktur dan terukur. Kami berharap hasil kunjungan ini dapat diterapkan untuk memperkuat sistem penelitian dan pengabdian di Unisda,” tuturnya.
Kegiatan diakhiri dengan penandatanganan nota kesepahaman kerja sama antara LPPM Unisda dan LPPM UMS Surabaya, yang mencakup peluang kolaborasi penelitian, publikasi bersama, dan kegiatan pengabdian masyarakat terpadu di masa mendatang.
Melalui kegiatan Branch Marking ini, LPPM Unisda terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan tata kelola penelitian dan pengabdian masyarakat yang profesional, kolaboratif, dan berdampak, sejalan dengan visi universitas untuk menjadi perguruan tinggi Islam yang unggul dalam bidang riset dan inovasi.

