enumerator ntp lamongan

Pelatihan Enumerator Nilai Tukar Petani (NTP) Lamongan 2025

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UNISDA bekerjasama dengan Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah kabupaten Lamongan (BAPPEDA) untuk menyelenggarakan pelatihan enumerator NTP 2025 yang dilaksakanan pada hari selasa, 29 April 2025. Pelatihan enumerator NTP ini bertujuan untuk menghasilkan data pertanian yang akurat dan dapat diandalkan. 

Kabupaten Lamongan sebagai salah satu lumbung pangan nasional, terus berinovasi dalam pengembangan sektor pertanian. Oleh karena itu, enumerator memiliki peran penting dalam mengumpulkan data yang mencerminkan kondisi ekonomi petani. Data NTP digunakan untuk mengukur kesejahteraan petani dengan membandingkan indeks harga yang diterima petani (output) dengan indeks harga yang dibayar petani (input).

Pelatihan enumerator NTP dihadiri oleh 12 mahasiswa yang telah melewati proses seleksi dari berbagai program studi agroteknologi, matematika, ilmu politik, ilmu pemerintahan, manajemen, Pendidikan agama islam, dan ilmu hukum. Pemaparan materi enumerator NTP disampaikan oleh Bapak Dr. Ahmad Sholikhin, S.IP., M.A. selaku ketua LPPM UNISDA. Pelatihan ini mencakup materi tentang metodologi survei, Teknik wawancara, dan penggunaan teknologi informasi dalam pengumpulan data.

Dengan pelatihan yang diberikan, diharapkan enumerator dapat menghasilkan data NTP yang lebih akurat dan representative. Data ini akan menjadi dasar bagi perumusan kebijakan  pertanian yang lebih efektif dan tepat sasaran sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan petani di Kabupaten lamongan. Pelatihan enumerator merupakan Langkah strategis dalam mendukung Pembangunan pertanian yang berkelanjutan.Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UNISDA bekerjasama dengan Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah kabupaten Lamongan (BAPPEDA) untuk menyelenggarakan pelatihan enumerator NTP 2025 yang dilaksakanan pada hari selasa, 29 April 2025. Pelatihan enumerator NTP ini bertujuan untuk menghasilkan data pertanian yang akurat dan dapat diandalkan. 

Kabupaten Lamongan sebagai salah satu lumbung pangan nasional, terus berinovasi dalam pengembangan sektor pertanian. Oleh karena itu, enumerator memiliki peran penting dalam mengumpulkan data yang mencerminkan kondisi ekonomi petani. Data NTP digunakan untuk mengukur kesejahteraan petani dengan membandingkan indeks harga yang diterima petani (output) dengan indeks harga yang dibayar petani (input).

Pelatihan enumerator NTP dihadiri oleh 12 mahasiswa yang telah melewati proses seleksi dari berbagai program studi agroteknologi, matematika, ilmu politik, ilmu pemerintahan, manajemen, Pendidikan agama islam, dan ilmu hukum. Pemaparan materi enumerator NTP disampaikan oleh Bapak Dr. Ahmad Sholikhin, S.IP., M.A. selaku ketua LPPM UNISDA. Pelatihan ini mencakup materi tentang metodologi survei, Teknik wawancara, dan penggunaan teknologi informasi dalam pengumpulan data.

Dengan pelatihan yang diberikan, diharapkan enumerator dapat menghasilkan data NTP yang lebih akurat dan representative. Data ini akan menjadi dasar bagi perumusan kebijakan  pertanian yang lebih efektif dan tepat sasaran sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan petani di Kabupaten lamongan. Pelatihan enumerator merupakan Langkah strategis dalam mendukung Pembangunan pertanian yang berkelanjutan.

Comments are closed.